|    puspensos@kemsos.go.id

Apa Itu Narkoba?

Apa Itu Narkoba?


 sumber gambar: klikdokter.com


DItulis oleh : Oky
Kali ini kita akan membahas apa itu Narkoba atau Napza. Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan obat-obatan terlarang, sedangkan istilah Napza adalah Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Berbahaya Lainnya.

Narkotika berasal dari bahasa Inggris “narcotics” yang artinya obat bius. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-undang No.35 tahun 2009). Cara kerja narkotika mempengaruhi susunan saraf yang dapat membuat kita tidak merasakan apa-apa, bahkan bila bagian tubuh kita disakiti sekalipun. Daftar lengkap Golongan Narkotika dapat Anda temukan di Permenkes no. 41 tahun 2017. Secara garis besar yang temasuk jenis Narkotika adalah:

1. Tanaman Papaver, opium mentah, opium masak (Candu, Jicing, jicingko), opium obat, morfin, kokain ekgonina, tanaman ganja dan damar ganja.

2. Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina

3. Campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut diatas.

 

Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-undang No 5 tahun 1997). Tetapi setelah diundangkannya UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, maka psikotropika golongan I dan II dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Dengan demikian saat ini apabila bicara masalah psikotropika golongan III dan IV sesuai UU No. 5 tahun 1997.

Penggolongan psikotropika:

1. Psikotropika golongan I: yaitu psikotropika yang tidak digunakan untuk tujuan pengobatan dengan potensi ketergantungan yang sangat kuat

2. Psikotropika golongan II: yaitu psikotropika yang berkhasiat terapi tetapi dapat menimbulkan ketergantungan.

3. Psikotropika golongan III: yaitu psikotropika dengan efek ketergantungannya sedang dari kelompok hipnotik sedatif.

4. Psikotropika golongan IV: yaitu psikotropika yang efek ketergantungannya ringan.

 

Zat Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem saraf pusat. Zat adiktif adalah zat-zat yang bisa membuat ketagihan jika dikonsumsi secara rutin. Contohnya:

1. Alkohol yang mengandung ethyl etanol

2. Inhalen/ Sniffing (bahan pelarut) merupakan zat organik (karbon) yang mengeluarkan efek yang sama dengan minuman beralkohol

3. Obat anaestetik jika aromanya dihisap, misalnya lem/ perekat, aceton, ether dsb.

4. Nikotin

5. Cafein

6. Zat desainer yaitu zat/ obat-obat rancangan sendiri yang efeknya serupa dengan narkotika atau psikotropika

 

Dari istilah Narkoba dan Napza, dalam dunia rehabilitasi keduanya disebut sebagai zat psikoaktif. Hal ini dikarenakan zat psikoaktif menyebabkan perubahan pada struktur dan cara kerja otak.

Adapun penggolongan napza sendiri dapat digolongkan menjadi 5 golongan yaitu:

1. Stimulan yaitu zat yang mempunyai efek meningkatkan atau memicu kerja susunan saraf pusat.

2. Depresan yaitu zat yang mempunyai efek menurunkan atau berefek merelaksasi kerja susunan saraf pusat.

3. Halusinogen yaitu zat yang mempunyai efek penggunanya dapat berhalusinasi dan meningkatkan kepekaan saraf-sarafnya

4. Opioid yaitu zat yang mempunyai efek menghilangkan rasa sakit dan menyebabkan penggunanya merasakan sensasi alam bawah sadarnya

5. Others yaitu zat yang mempunyai efek 2 atau lebih misalnya ganja mempunyai efek stimulan sekaligus depresan sesuai dosis penggunanya.

 

Dengan mengetahui efek Narkoba/ Napza maka diharapkan kita mampu memilah dan memilih sesuatu yang akan kita ijinkan masuk ke dalam tubuh kita. Keputusan kita hari ini akan menentukan kondisi kesehatan kita kedepan.

 

Oleh : Oky 


Apa Itu Narkoba?
Bagikan :