PUSPENSOS

Pusat Penyuluhan Sosial

Kementerian Sosial Republik Indonesia

BERITA & PENGUMUMAN

Cara terbaik mendampingi orang tua yang telah memasuki usia lanjut

01/18/19  385

Orangtua adalah anugrah dari Tuhan yang Maha Kuasa, karena tanpa adanya mereka mungkin kita tidak akan ada di dunia ini. Ketika muda, mereka berusaha keras dengan segala daya dan upaya untuk anaknya bisa mendapatkan tempat tinggal, pangan, sandang serta pendidikan yang layak.

Namun pada saat memasuki usia tua, disaat orang tua  sudah tak berdaya dan sesehat sebelumnya, banyak diantara anaknya yang malah mengabaikannya. Tak gampang memang merawat orangtua yang telah memasuki usia lanjut. Apalagi jika mereka telah mengalami masalah kepikunan. Mudah lupa, namun perasaannya sensitif. Kadang maksud baikpun dapat disikapi dengan keiru, tak jarang perilaku orang tua yang telah menginjak masa lansia kembali menyerupai anak- anak.

Mengasuh orang tua yang telah lanjut usia memang memiliki cara tersendiri, anak harus bersabar dan memahami hal apa saja yang bisa diprakrtekan dalam merawat orang tua:

1.    Jangan dibantah, dengarkan saja

Ketika menghadapi orang tua yang seperti ini, kita tidak boleh menanggapinya, atau malah mencibirnya. Karena ketika kita anak-anakpun  seperti itu. Ketika kita masih anak-anak kita sering sekali mengomentari apapun yang terjadi di lingkungan kita.

2.    Berbicara dengan tutur yang santun

Orang tua kita yang telah lansia pun mungkin akan berberbicara apapun , terkadang segala hal tidak tidak luput dari komentar mereka. Atau pendengaran sudah mulai berkurang, dan orang tua kita yang telah menginjak masa lansia juga memiliki perasaan yang sensitif, maka alangkah baiknya bila kita dapat menegur dengan tutur yang santun.

3.    Jawab pertanyaan mereka, meskipun berulang-ulang

Sebaiknya kita dapat menjawab segala pertanyaan orang tua kita yang telah lansia dengan sabar dan sopan, meskipun pertanyaan tersebut berulang-ulang.

4.    Berilah aktifitas

Masalah terbesar yang dihadapi oleh para pensiunan atau orang tua lansia yang sudah tidak bekerja adalah post power syndrome. Yang berarti mereka akan merasa tidak lagi berdaya, bahkan dapat menyebabkan bingung, hingga sakit karena sudah tidak adalagi yang bisa mereka kerjakan serta membuat mereka aktif. Maka dari itu kita bisa mengatasinya dengan memeberi orang tua kita sebuah kegiatan yang mereka senangi, seperti membaca buku, berolahraga atau berorganisasi dilingkungan sekitar rumah.

5.    Rutin periksa kesehatan

Alangkah baiknya bila kita dapat rutin memeriksakan kesehatan orang tua kita, agar kita mengetahui bagaimana kondisi kesehatan orang tua kita, dan kita dapat membantu mencegah bila orang tua kita sedang sakit.

6.    Perthatikan makanan dan minuman mereka

Orang yang sudah lanjut usia, seperti layaknya bayi. Mereka tidak boleh makan sembarangan seperti ketika kita masih muda. Perhatikanlah makanan apasaja yang menjadi pantangan untuk mereka, jangan sampai kita memberi makanan yang dapat memicu penyakit.

(Oleh ; Putri Kusumadewi)

Oleh : Kemsos

Berita Terpopuler

Pengembangan Kapasitas Tenaga Penyelenggara Penyuluhan Sosial

25/3/2013 14

Oleh : Early FebrianaSebagai bagian dari  upaya meningkatkan etos kerja, dedikasi dan kualitas Sumber Daya Manusia penyuluhan sosial, Pusat Penyuluhan Sosial  mengadakan kegiatan Pengembangan Tenaga Penyelenggara Penyuluhan Sosial di Rumah Jambu Luwuk, Bogor. Sebanyak 53 orang yang terdiri dari pegawai di lingkungan Pusat Penyuluhan Sosial dan tenaga penyuluh sosial fungsional yang ada d...

Oleh : Kemsos

Lihat Selengkapnya

Mengaktifkan Karang Taruna yang Mati Suri

3/7/2014 09:

Setiap desa/kelurahan hampir pasti memiliki organisasi kepemudaan karang taruna. Wadah yang menggalang inspirasi pemuda ini merupakan arena  pemuda-pemuda untuk berkreasi menjadi motor penggerak masyarakat. Perlu kita sadari bahwa setiap desa/kelurahan memiliki Pemuda-pemuda yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan dirinya sendiri dan masyarakat. Banyak pemuda-pemuda yang memiliki po...

Oleh : Kemsos

Lihat Selengkapnya

Bangkitkan Semangat Anggota Karang Taruna Indonesia

20/5/2014 11

Bangkitkan Semangat Anggota Karang Taruna Indonesia “Persepsi Yang Keliru Tentang Karang Taruna” Oleh : Ferdiyan Pratama, S.ST Pernah mengamati fonemen seperti ini. Setiap menjelang peringatan 17 Agustus, pemuda-pemudi di suatu desa atau kelurahan pasti menyibukan diri dalam kegiatan-kegiatan menyambut hari proklamasi Indonesia. Semua unsur pemuda-pemudi menjadi pelopor m...

Oleh : Kemsos

Lihat Selengkapnya

Link Lainnya