PUSPENSOS

Pusat Penyuluhan Sosial

Kementerian Sosial Republik Indonesia

 

News & Announcements

Harmony Kebangsaan

03/15/2019

Program Harmony Kebangsaan yang diadakan Kementrian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) yaitu harmoni berarti keserasian hubungan timbal balik antarmanusia atau kelompok masyarakat di tengah keberagaman social budaya. Sedangkan kebangsaan berarti perlindungan Negara kepada seluruh warga Negara sebagau satu kesatuan luhur bangsa Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

            Harmony Kebangsaan memiliki makna keserasian hubungan timbal balik antarmanusia atau kelompok masyarakat di tengah-tengah keberagaman social budaya yang dilindungi Negara untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang merdeka, bersatu ,berdaulat ,adil dan makmur. Harmony kebangsaan harus dijaga, dirawat dan terus diperkuat . Salah satu instrument penting dalam membangun harmony kebangsaan , yaitu melalui aktualisasi nilai-nilai kearifan local yang masih terpelihara pada masyarakat apalagi pada periode tahun 2018 dan 2019 merupakan periode tahun politik yang dapat memicu terjadinya disharmonisasi di masyarakat.

            Berbagai isu yang muncul , kerap bertolak belakang dengan nilai-nilai kebangsaan dan beresiko memunculkan konflik social antarkelompok masyarakat yang memiliki tujuan hidup yang beragam. Oleh sebab itu, masyarakat tidak boleh terpecah belah karena perbedaan etnis, agama, politik atau perbedaan social budaya lain. Karena itu, semangat kebangsaan yang dilandasi hubungan masyarakat yang harmonis, merupakan modal social untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Empat ( 4) kegiatan utama yang ada dalam harmony kebangsaan adalah :

1.      Penguatan Kearifan Lokal

2.      Jembatan Persahabatan

3.      Harmoni Muda- Mudi

4.      Kemah Perdamaian

Dalam penyelenggaraan Harmoni kebangsaan ini dihadiri oleh beberapa unsur yang ada diantaranya adalah unsur tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelajar, mahasiswa, akademisi, tim layanan dukungan psikososial dan berbagai unsur masyarakat.

Dan dengan adanya Harmoni Kebangsaan akan timbulnya yang dinamakan “ Tenaga Pelopor Perdamaian “  yaitu relawan terlatih yang diharapkan menjadi agen-agen perdamaian yang mampu mendeteksi dan mengelola berbagai persoalan social dimasyarakat khususnya dalam pencegahan terjadinya konflik sosial.

 

 

By  : Dea Natalia, S.Pd ( Penyuluh Sosial Kab. Muratara)

By : Kemsos

Popular News

Pengembangan Kapasitas Tenaga Penyelenggara Penyuluhan Sosial

25/3/2013 14

Oleh : Early FebrianaSebagai bagian dari  upaya meningkatkan etos kerja, dedikasi dan kualitas Sumber Daya Manusia penyuluhan sosial, Pusat Penyuluhan Sosial  mengadakan kegiatan Pengembangan Tenaga Penyelenggara Penyuluhan Sosial di Rumah Jambu Luwuk, Bogor. Sebanyak 53 orang yang terdiri dari pegawai di lingkungan Pusat Penyuluhan Sosial dan tenaga penyuluh sosial fungsional yang ada d...

By : Kemsos

Read More

Bangkitkan Semangat Anggota Karang Taruna Indonesia

20/5/2014 11

Bangkitkan Semangat Anggota Karang Taruna Indonesia “Persepsi Yang Keliru Tentang Karang Taruna” Oleh : Ferdiyan Pratama, S.ST Pernah mengamati fonemen seperti ini. Setiap menjelang peringatan 17 Agustus, pemuda-pemudi di suatu desa atau kelurahan pasti menyibukan diri dalam kegiatan-kegiatan menyambut hari proklamasi Indonesia. Semua unsur pemuda-pemudi menjadi pelopor m...

By : Kemsos

Read More

Mengaktifkan Karang Taruna yang Mati Suri

3/7/2014 09:

Setiap desa/kelurahan hampir pasti memiliki organisasi kepemudaan karang taruna. Wadah yang menggalang inspirasi pemuda ini merupakan arena  pemuda-pemuda untuk berkreasi menjadi motor penggerak masyarakat. Perlu kita sadari bahwa setiap desa/kelurahan memiliki Pemuda-pemuda yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan dirinya sendiri dan masyarakat. Banyak pemuda-pemuda yang memiliki po...

By : Kemsos

Read More

Link Lainnya